Assalamu'alaykum wr wb
Saturday, December 09, 2006
Teh Ninih...Ajarkan Saya Berbuat Ikhlas
Akhir pekan yang menghebohkan.....
Tersiar sang da'i kondang menikah untuk yang ke 2 x nya. Ada pro dan kontra di sana. Ada yang marah dengan sang istri baru...mungkin di anggap telah merusak rumah tangga orang...
Itu lah kenyataan nya.
Masyarakat lebih melihat poligami hanya sebagai pengganti selingkuh agar terhindar dari dosa ber zina saja. Padahal banyak sekali faktor yang harus di fahami ketika akan menikah lagi. Ya...seperti yang sudah dilakukan Aa Gym.
Wanita...mana ada wanita yang mau di madu...seperti kata teh Ninih...kalau ngikutin nafsu beliau pasti gak mau juga di madu. Tetapi, cinta beliau pada Allah ta'ala yang membuatnya terus belajar ikhlas.
Berita menghebohkan itu membawa hikmah tersendiri bagi diri saya. Lama saya ndak lagi baca buku buku tentang Poligami....alhamdulillah...saya tercerahkan kembali. beberapa malam malah juga menyempatkan diri mencari berita berita berkenaan poligami itu di TV.
Oalaahhh....ternyata sampai presiden harus turun tangan hanya untuk membuat sejuk masyarakat soal poligami....padahal soal minyak tanah yang langka, yang membuat masyarakat jauh lebih tertindas (termasuk saya karena saya juga masih pake kompor minyak tanah !!!)...gak pernah beliau se-risau ini...
Teringat percakapan dengan suami jauh jauh sebelum issue poligami muncul.
"Ummi ikhlas kan kalo mas nikah lagi ?"
Saya ndak kaget kalo suami kadang kadang suka ngomong gitu "Emang mas udah mantep mau nikah lagi ?" jawab saya
"Ya Ummi nya ikhlas enggak ?"
"Kalo dah siap ya silahkan, tapi mengikuti Rosul kan ?"
"Ya iyalaaaah" kata suami saya
"Okey...Rosul kan tidak menikah lagi selagi bunda Khodijah hidup" senyum senyum saya mengatakan itu
"walaaaaaaaaaahhh...kalo mas meninggal duluan ya gak jadi donk nikah lagi...."
Hehehehe....kami pun tertawa berdua...
Ya...ndak ada yang tahu apakah Allah kelak akan memilih saya untuk di poligami...tetapi Teh Ninih adalah contoh bagi saya untuk senantiasa selalu menyiapkan diri ke arah sana
Teh...salam takzim dari saya...ajarkan saya berbuat ikhlas seandainya apa yang teteh alami, menimpa juga pada diri saya
Teriring doa untuk teh Ninih, juga untuk perempuan perempuan lain yang hidup di poligami
Semoga Allah senantiasa menghitung keikhlasan dari hati kalian, semoga Allah menghitung niat niat kalian dalam mencari ridhoNya
dan semoga Allah senantiasa memberi kemudahan di setiap langkah kalian mengarungi hidup berpoligami...Amiiinn
Tersiar sang da'i kondang menikah untuk yang ke 2 x nya. Ada pro dan kontra di sana. Ada yang marah dengan sang istri baru...mungkin di anggap telah merusak rumah tangga orang...
Itu lah kenyataan nya.
Masyarakat lebih melihat poligami hanya sebagai pengganti selingkuh agar terhindar dari dosa ber zina saja. Padahal banyak sekali faktor yang harus di fahami ketika akan menikah lagi. Ya...seperti yang sudah dilakukan Aa Gym.
Wanita...mana ada wanita yang mau di madu...seperti kata teh Ninih...kalau ngikutin nafsu beliau pasti gak mau juga di madu. Tetapi, cinta beliau pada Allah ta'ala yang membuatnya terus belajar ikhlas.
Berita menghebohkan itu membawa hikmah tersendiri bagi diri saya. Lama saya ndak lagi baca buku buku tentang Poligami....alhamdulillah...saya tercerahkan kembali. beberapa malam malah juga menyempatkan diri mencari berita berita berkenaan poligami itu di TV.
Oalaahhh....ternyata sampai presiden harus turun tangan hanya untuk membuat sejuk masyarakat soal poligami....padahal soal minyak tanah yang langka, yang membuat masyarakat jauh lebih tertindas (termasuk saya karena saya juga masih pake kompor minyak tanah !!!)...gak pernah beliau se-risau ini...
Teringat percakapan dengan suami jauh jauh sebelum issue poligami muncul.
"Ummi ikhlas kan kalo mas nikah lagi ?"
Saya ndak kaget kalo suami kadang kadang suka ngomong gitu "Emang mas udah mantep mau nikah lagi ?" jawab saya
"Ya Ummi nya ikhlas enggak ?"
"Kalo dah siap ya silahkan, tapi mengikuti Rosul kan ?"
"Ya iyalaaaah" kata suami saya
"Okey...Rosul kan tidak menikah lagi selagi bunda Khodijah hidup" senyum senyum saya mengatakan itu
"walaaaaaaaaaahhh...kalo mas meninggal duluan ya gak jadi donk nikah lagi...."
Hehehehe....kami pun tertawa berdua...
Ya...ndak ada yang tahu apakah Allah kelak akan memilih saya untuk di poligami...tetapi Teh Ninih adalah contoh bagi saya untuk senantiasa selalu menyiapkan diri ke arah sana
Teh...salam takzim dari saya...ajarkan saya berbuat ikhlas seandainya apa yang teteh alami, menimpa juga pada diri saya
Teriring doa untuk teh Ninih, juga untuk perempuan perempuan lain yang hidup di poligami
Semoga Allah senantiasa menghitung keikhlasan dari hati kalian, semoga Allah menghitung niat niat kalian dalam mencari ridhoNya
dan semoga Allah senantiasa memberi kemudahan di setiap langkah kalian mengarungi hidup berpoligami...Amiiinn
|| Funs STIAMI DeTiga Depok, 4:45 AM
2 Comments:
Hampir semua ibu-ibu yang saya tanya, menyayangkan keputusan AA Gym ini ... ada ibu yang punya komentar menarik... untuk menilai, ditunggu dua atau tiga tahun lagi apakah keluarga AA Gym bisa menjadi contoh keluarga yang sakinah ? Wallahu'alam
sikap yang bagus...!
Tapi jawabannya terasa sangat klise.
Maaf, saya juga sudah 5 tahun mempersiapkan istri untuk siap dipoligami.
asalkan saya bisa memenuhi 3 syaratnya.
1. harus lebih cantik darinya; (yaa, okelah. cantik itukan relatif)
2. harus lebih pintar darinya;
(yaa, diusahakan. saya akan cari yang S2 kali)
3. harus langkahi dulu mayatnya..! (owalah. klise lagi...)
SALAM KENAL.
Tapi jawabannya terasa sangat klise.
Maaf, saya juga sudah 5 tahun mempersiapkan istri untuk siap dipoligami.
asalkan saya bisa memenuhi 3 syaratnya.
1. harus lebih cantik darinya; (yaa, okelah. cantik itukan relatif)
2. harus lebih pintar darinya;
(yaa, diusahakan. saya akan cari yang S2 kali)
3. harus langkahi dulu mayatnya..! (owalah. klise lagi...)
SALAM KENAL.






