Assalamu'alaykum wr wb

Selamat Datang Di Catatan Harianku



Friday, July 14, 2006

Madrasah dan Lagu Rock n Roll

Dekat kontrakan ku ada sebuah MI (Madrasah Ibtidaiyah). Muridnya kelihatan cukup banyak. Setiap hari aku lewat sana untuk ke kantor.

Ada hal yang sedikit mengganggu ku setiap lewat MI itu. Beberapa guru berteriak teriak memarahi beberapa muridnya. Aku paling sensitif kalo ada yang teriak teriak...jadi ngebayangin...kayak apa ya wajah anak yang dimarahi itu.
Padahal sepengetahuanku, anak anak sebisa mungkin jangan di marahi, di panggil, diberitahu yang baik, dan diajak berdiskusi, itu mungkin solusi yang baik.

Apa ya jadi nya anak anak, yang di rumah di marahi, bapak, ibu, kakak bahkan mungkin tetangga yang enggak suka anak itu, tambah lagi di sekolah di marahi. Benar juga kata pak Sofyan Jalil (Mentri Kominfo), bahwa anak anak usia sekolah di Indonesia ini mayoritas anak anak yang stres.
Sudah mata pelajaran yang menuntut mereka harus pintar, tuntutan orang tua dan keluarga yang mengharuskan mereka menjadi juara sekolah agar jadi kebanggaan. Orang tua zaman sekarang masih malu kalau mendapati anaknya tidak punya prestasi di sekolah tetapi punya jiwa sosial yang bagus.

O iya...nyambung sama sekolah MI itu tadi. Beberapa minggu yang lalu seperti biasa aku lewat sekolah itu, tapi hari itu ternyata ada acara perpisahan sekolah. Tapi sekali lagi...ada yang aneh terdengar di telingaku. Akhirnya dengan keingin tahuanku yang tinggi, aku datangi acara itu, karena kebetulan jalanan umumnya dipakai untuk kursi kursi para tamu dan anak anak.
Astaghfirullah....ada 3 atau 4 anak perempuan, sedang menari gaya rep (ah enggak tau gimana nulis nya), pakai celana jeans, pakai topi, dan baju nya....tanpa lengan...lagunya...kalo gak salah agnes monica...gak tau lagu yang mana...gak kenal.

Ya Allah...aku lemas...aku balik badan untuk mencari gang lain berjalan menuju kantor. Sudah sejauh inikah kaum kafir memperdaya anak anak kita. Oke lah kalo itu acar 17 Agustusan...tapi ini acara madrasah ?????
Ya Allah...apakah guru guru madrasah tidak di beri pemahaman indahnya bernasyid ?????.

Ini yang namanya lingkarang besar, tebal....kita larang anak anak kita untuk nonton TV karena tayangan yang banyak maksiat ketimbang kebaikannya, kita larang anak anak kita banyak mendengar radio karena lagu lagu nya...masyaAllah...dangdut, rock..dan ach...nasyid hampir tidak terdengar. Kita sekolah kan ke sekolah Madrasah yang yaaaa...tidak terlalu mahal dan cukup masuk hitungan rejeki keluarga, dan salah satu hasilnya...seperti yang aku ceritakan di atas tadi.
Memang kasus diatas tidak bisa dijadikan tolok ukur,bahwa semua madrasah seperti itu, tidak bisa sama sekali. Tapi paling tidak bisa jadi bahan dan lahan dakwah kita bersama, bahwa di Madrasah anak anak belajar ilmu agama, anak anak belajar menjadi anak anak yang sholeh, sholehah dan guru dapat memberi bekal ke-Islaman YANG BENAR kepada anak anak, sehingga tidak ada lagi acara perpisahan dengan lagu rock n roll, lagu dangdut. Tetapi berkumandang indah nasyid anak anak.

Masih akan sangat panjang dan lama perjuangan guru dan orang tua untuk terus menggempur perang pemikiran ini...mari kita basmi bersama, sedikit tapi pasti.....

0 Comments:

Post a Comment